KUALA SIMPANG – Menghindari main comot terhadap penari yang akan mewakili Aceh Tamiang dalam Peukan Kebudayaan Aceh (PKA) dan berbagai even nasional dan internasional, Dewan Kesenian Aceh Tamiang (DKAT) melakukan seleksi terhadap para penari dan penyanyi dari 12 kecamatan yang ada di Tamiang
Sekretaris Dewan Kesenian Aceh Tamiang, Muhammad Hanafiah kepada Serambi, Kamis (23/4) mengatakan, mereka yang diseleksi akan dibawa untuk mengikuti berbagai even budaya yang akan digelar di Banda Aceh, Padang, dan Palembang.Selain menyeleksi penari dan penyanyi, pihaknya juga akan menyeleksi pemusik dan pelatih tari sehingga peserta yang dilatih dan tampil betul-betul berkualitas. “Sistem lama yang main comot sana sini yang selama ini dipraktekkan kita tinggalkan jauh-jauh,” ujarnya.
Seleksi tersebut dilakukan untuk membentuk tim pagelaran seni budaya Tamiang terutama dalam mengikuti Pekan Kebudayaan Aceh ke 5 yang akan digelar pada bulan Agustus 2009 di Banda Aceh. Setelah tampil di Banda Aceh, peserta yang telah diseleksi juga akan dikirim ke Padang untuk mengikuti Festival Seni Budaya Legendaris (Seni Tari Tradisi) pada Juni 2009 mendatang. Kemudian bersambung ke Palembang (Sumsel) pada bulan Juli 2009 guna mengikuti pagelaran Seni Budaya Melayu se Indonesia. Dalam hal ini peserta dari Aceh Tamiang merupakan wakil dari provinsi NAD. ”Bagi generasi muda yakni remaja putri yang berminat, baik penari, pemusik dan penyanyi agar mendaftarkan diri ke Sekretariat Dewan Kesenian Aceh Tamiang (DKAT) atau di gedung SKB Karang Baru, Aceh Tamiang mulai hari Senin tanggal 27 hingga 30 April 2009,” ujarnya.(md)
sumber : serambi indonesia
No Comments Yet