KUALA SIMPANG – Sedikitnya 100 orang penari remaja putri yang ada dari sejumlah sanggar seni tari di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (24/5) diseleksi oleh Dewan Kesenian Aceh Tamiang (DKAT) di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Karang Baru. Penari terbaik nantinya akan ditampilkan pada festival tari taman budaya se-Indonesia yang akan berlangsung di Padang, Sumatera Barat akhir Juli 2009 mendatang. Sekretaris Umum (Sekum) DKAT, M Hanafiah alias Agam Fawirsa kepada Serambi, Jumat (22/5) mengatakan seleksi yang dilakukan untuk mendapatkan penari yang benar-benar berbakat seni tari.

“Penari yang diperoleh dari hasil seleksi, akan ditampilkan pada festival tari taman budaya se-Indonesia yang akan berlangsung di Padang, Sumatera Barat akhir Juli 2009 mendatang,” kata Agam. Dijelaskannya, selama ini penari-penari dari Aceh Tamiang yang tampil dalam event-event seni tari di daerah maupun di luar daerah selalu merupakan penari yang sama dari waktu ke waktu. Artinya penari yang tampil terkesan tidak ada penari lain di Aceh Tamiang. Karena itu pihaknya ingin mengetahui apakah memang hanya itu-itu saja penari yang ada di Aceh Tamiang.

“Ternyata dari pendaftaran yang dibuka untuk menyeleksi penari, sudah seratusan orang penari yang mendaftar ingin diseleksi,” katanya. Menurut Agam, banyaknya penari yang mendaftar ingin diseleksi menandakan bahwa keinginan para penari ingin mengembangkan bakat seni tarinya harus ditampung dan diuji kebolehannya. Tim penyeleksi akan diminta dari sejumlah ketua sanggar dan pihak dinas kebudayaan yang ada di Aceh Tamiang. “Kita akan berupaya seoptimal mungkin untuk menyeleksi para penari yang terbaik,“ kata Agam.

Dijelaskan Agam, penari itu, tidak cukup hanya bermodalkan paras yang cantik, tapi juga harus dilihat dari sisi gerak dan bakatnya sebagai penari. Namun boleh dikatagorikan bahwa paras yang cantik merupakan modal utama untuk menjadi seorang penari. Karena itu perlu diseleksi mulai dari kecantikan parasnya, ideal tubuhnya dan harmonisasi gerak serta bakatnya dalam menguasai tarian. Secara umum para penari hasil seleksi yang dilakukan akan dijadikan aset untuk tampil dalam arena Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) yang akan berlangsung medio Agustus 2009 di Banda Aceh. Biaya seleksi para penari ditanggung pihak DKAT sesuai dengan kebutuhan seleksi yang diperlukan. Diharapkan hasil seleksi yang akan berlangsung menghasilkan penari yang berbakat dan sempurna untuk bisa ditonton keberadaannya dalam pagelaran tari di daerah maupun di luar daerah.(an)

sumber : Serambi Indonesia


Leave a Comment




  • Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.