WALHI Aceh Terbitkan Buku Karya Wartawan Aceh

KabarGaWAT : Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh, Jum’at (12/9) akan meluncurkan buku bertajuk, “Meraup Rupiah Lingkungan Punah” yang ditulis oleh sembilan wartawan media cetak, elektronik dan online di Aceh.

“Buku dengan 70 halaman tersebut ditulis oleh sembilan wartawan media di Aceh semenjak bulan Mei 2008,” ungkap Manager Penguatan Kelembagaan dan Pelayanan Publik WALHI Aceh, Abdillah kepada wartawan, Kamis (11/9).

Menurut Abdillah, buku yang ditulis oleh sembilan wartawan tersebut merupakan hasil liputan di lapangan terkait kerusakan lingkungan di Aceh. “Sebelum wartawan Aceh menulis buku itu, terlebih dahulu WALHI Aceh menyelenggarakan pelatihan tentang lingkungan yang diikuti oleh 25 wartawan. Namun setelah dilakukan seleksi ToR liputan yang mereka buat, hanya sembilan wartawan berhasil lolos seleksi untuk melakukan peliputan,” tambah Abdillah.

Sembilan wartawan penulis buku itu adalah, Junaidi Hanafiah (The Globe Journal), Junaidi Mulieng (Pantau), Jaka Rasyid (Waspada), Baihaqi (Harian Aceh), Muhammad Nizar (Harian Aceh), Masriadi Sambo (Aceh Independen), Chairu Dalpen (Radio Gipsi Langsa), Aryos Nivada dan Dede Rosadi (Radio Citra Pesona Subulussalam). Sedangkan editor tulisan para wartawan yaitu Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh, Muhammad Hamzah.

Sementara itu, Direktur WALHI Aceh, Bambang Antariksa dalam pengantarnya menyebutkan “Meraup Rupiah Lingkungan Punah” tulisan dalam buku ini bukan semata untuk menampilkan kepada publik seluruh cerita tentang potret buram pengelolaan sumber daya alam (SDA) di Aceh. “Tulisan dalam buku ini hanya segelintir kasus dari banyaknya fakta yang saat ini terjadi. Buku ini juga ingin menyampaikan pesan betapa bencana ekologis kerap terjadi di Aceh, namun belum menjadi pertimbangan serius oleh pemerintah untuk melahirkan kebijakan terhadap pengelolaan sumberdaya alam yang berkelanjutan dan berperspektif bencana,” ujar Bambang.

“Hal lain yang perlu ditegaskan yaitu memberikan peringatan kepada pemerintah agar memperbaiki kebijakan ke arah lebih baik sesuai konstitusi Negara ini untuk melindungi, mencerdaskan dan memberikan keadilan kepada rakyat,” Bambang mengakhiri. (pr)

bikin website


Leave a Comment




  • Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.