Pengusaha Enggan Jadi Penyalur Kedelai Bersubsidi

Laporan : Chairu Dalpen – GipsiFM

KabarGaWAT : Pemerintah daerah Kabupaten Aceh Tamiang mengajukan 106 ton lebih kedelai bersubsidi yang diperuntukkan bagi 71 pengrajin tahu tempe, rencananya Kedelai tersebut baru akan disalurkan pada awal Juli tahun ini.

Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Aceh Tamiang, Lukman Hakim mengatakan, pengusaha masih enggan bersedia menjadi penyalur kedelai bersubsidi sebagaimana petunjuk pelaksana penyaluran kedelai bersubsidi.

” Nampaknya pengusaha keberatan, diantara pengusaha-pengusaha ada satu pengusaha yang kami minta tolong supaya menangani masalah penyaluran kedelai ini, yang menjadi alasan mereka yang pertama mungkin ya…., kemungkinan besar karena perputaran uangnya lambat yang kedua keuntungannya sedikit dan yang lain engak seperti Abul Gani modalnya kecil-kecil, pada mulanya dia tidak mau juga kami bujuk, kami rayu, kami minta tolonglah dari pada program ini jatuh keorang lain.” Kata Lukman Hakim diruang kerjanya, Selasa (10/6)

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mengajukan kuota per bulan sebanyak 106,706 kg kedelai, dimana para pengrajin tahu tempe dapat memperoleh antara 600 kg hingga 6 ton kedelai/bulan dengan subsidi harga Rp.1000 per kg dari harga yang berlaku di pasar.


Leave a Comment




  • Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.