Laporan : Chairu Dalpen – Gipsi FM

KabarGawat : Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang kembali menunda penyaluran dana bantuan langsung tunai (BLT) kepada korban bencana banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, pasalnya hingga saat ini pemda setempat belum miliki data akurat tentang jumlah penerima bantuan tersebut

Juru bicara Pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang, Helyudi menyebutkan, data yang ada saat ini dianggap belum akurat, hal ini terlihat dari masih ada warga yang melakukan protes atas nama-nama calon penerima bantuan yang telah dikeluarkan.

“ Jadi kalau ada masyarakat, apakah itu mewakili beberapa orang yang merasa keberatan terhadap data-data yang telah dihimpun di tingkat kecamatan, maka ini perlu dilakukan revisi ulang lagi. Dengan tidak adanya protes dan keberatan dari masyarakat barulah penyaluran dana bantuan langsung tunai korban bencana alam banjir bandang Desember 2006 ini akan dibayar.” Kata Helyudi diruang kerjanya, Jum’at (25/4)

Menurut Helyudi, protes yang dilakukan warga beberapa waktu lalu, berkaitan dengan ditemukan penggelembungan data jumlah penerima bantuan baik oleh anggota Forum Rakyat Aceh Tamiang maupun warga di sejumlah kecamatan, sehingga pihak panitia merasa perlu untuk melakukan revisi data.

Pemerintah Daerah kabupaten Aceh Tamiang semula berencana akan menyalurkan dana senilai Rp. 25 miliar yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Aceh Tamiang tahun 2008 kepada para korban banjir bandang pada hari Kamis 24 April 2008, namun dengan adanya temuan tersebut pihak pemerintah akhirnya menunda penyaluran dana bantuan langsung tunai hingga diperoleh data yang dianggap benar-benar akurat.


  1. edy

    seharusnya, dalam menghadapi masalah BLT ini yang pertama kali harus kita lakukan adalah pengefektifan data pembagian BLT. karena data penerima BLT masih belum efektif




Leave a Comment




  • Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.